Skip to content

Anggota Dewan Kota Palembang Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian terhadap Dampak Bencana Asap

whatsapp image 2026 10 23 at 10.42.09

PALEMBANG — Dampak bencana asap yang melanda Kota Palembang merupakan persoalan serius yang harus menjadi perhatian bersama. Kondisi kualitas udara yang memburuk tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi mengancam kesehatan, keselamatan, serta keberlangsungan kehidupan warga, terutama kelompok rentan.

Sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palembang, Jumono S.T. menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi yang dihadapi masyarakat. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan organisasi sosial untuk memperkuat kepedulian serta mengambil langkah nyata dalam menghadapi dampak bencana asap ini.

Kita harus memberikan perhatian khusus kepada kelompok masyarakat yang paling berisiko, seperti lansia, ibu hamil, balita, penyandang disabilitas, serta para pekerja yang setiap hari beraktivitas di luar ruangan. Mereka membutuhkan perlindungan dan dukungan lebih agar tidak semakin terdampak oleh kondisi udara yang tidak sehat.

“Saya mendorong pemerintah kota dan instansi terkait untuk terus meningkatkan pemantauan kualitas udara, menyampaikan informasi yang akurat dan mudah dipahami masyarakat, serta memastikan tersedianya fasilitas pelayanan kesehatan dan bantuan yang memadai bagi warga terdampak. Upaya pembagian masker yang sesuai, penyediaan ruang aman dengan udara yang lebih bersih, serta layanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan perlu menjadi perhatian dan dilaksanakan sesuai kebutuhan di lapangan.” ungkapnya

Di sisi lain, kepedulian tidak cukup hanya dibebankan kepada pemerintah. Kita semua memiliki tanggung jawab kemanusiaan untuk saling menjaga. Saya mengajak masyarakat agar lebih peka terhadap lingkungan sekitar, khususnya tetangga yang lanjut usia, keluarga dengan balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta mereka yang bekerja di luar ruangan dan memiliki keterbatasan untuk melindungi diri.

Mari kita saling membantu dengan cara sederhana namun bermakna. Pastikan keluarga dan tetangga yang rentan mendapatkan informasi tentang kondisi udara, bantu mereka mengakses layanan kesehatan jika diperlukan, dan berikan dukungan kepada pekerja lapangan yang tetap menjalankan tugas di tengah kondisi yang sulit. Bagi masyarakat yang memiliki kemampuan lebih, mari salurkan bantuan melalui lembaga atau pihak yang terpercaya agar dapat menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.

kita juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, menggunakan pelindung pernapasan yang sesuai, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas, nyeri dada, atau gejala lain yang mengkhawatirkan.

Bencana asap bukan hanya persoalan lingkungan, melainkan juga persoalan kesehatan publik dan solidaritas sosial. Jangan sampai warga yang paling lemah justru menjadi pihak yang paling berat menanggung dampaknya.

Palembang harus menjadi kota yang saling menjaga. Dengan kepedulian, gotong royong, dan langkah nyata dari seluruh pihak, kita berharap masyarakat dapat melalui situasi ini dengan lebih aman. Mari hadir untuk sesama, karena melindungi kelompok rentan adalah tanggung jawab kita bersama.

Saya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palembang beserta seluruh personel dan petugas lapangan yang telah bekerja keras dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dedikasi, keberanian, dan pengorbanan para petugas dalam menghadapi situasi yang tidak mudah merupakan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.

Namun demikian, kita berharap upaya penanganan karhutla ini dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi kecepatan respons, efektivitas pemadaman, koordinasi antarlembaga, maupun langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas dan berulang. Penguatan kesiapsiagaan, pemantauan titik rawan kebakaran, serta optimalisasi sumber daya dan peralatan harus menjadi perhatian bersama.

Saya berharap BPBD dan Damkar terus meningkatkan kinerja secara maksimal, dengan tetap memperhatikan keselamatan personel dan masyarakat. Penanganan karhutla tidak boleh hanya berorientasi pada pemadaman api, tetapi juga harus memastikan dampak asap terhadap kesehatan warga dapat ditekan seminimal mungkin.

Apresiasi terhadap kerja keras para petugas harus berjalan beriringan dengan komitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan. Dengan demikian, perlindungan terhadap masyarakat Kota Palembang, terutama kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, balita, penyandang disabilitas, dan pekerja luar ruang, dapat semakin optimal.