PALEMBANG – Anggota DPR RI Komisi VIII, Drs. H. Mohd. Iqbal Romzi, menekankan pentingnya penguatan moderasi beragama dalam ekosistem pendidikan madrasah sebagai upaya membangun generasi yang religius, toleran, dan mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan dalam seminar bertema “Penguatan Moderasi Beragama dalam Ekosistem Pendidikan Madrasah di Kota Palembang” yang berlangsung di Rids Hotel Palembang, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat yang relevan dengan penyelenggaraan pendidikan madrasah dan kebijakan terkait. Kehadiran para peserta mencerminkan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan pendidikan.
Dalam kapasitasnya sebagai Anggota DPR RI Komisi VIII, Iqbal Romzi menyoroti pentingnya membangun pemahaman keagamaan yang kuat sekaligus mendorong sikap saling menghormati di tengah perbedaan. Menurutnya, pendidikan madrasah memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter peserta didik, tidak hanya dalam aspek pengetahuan agama, tetapi juga dalam penerapan nilai-nilai keislaman yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat.
Penguatan moderasi beragama perlu menjadi bagian dari ekosistem pendidikan secara menyeluruh, mulai dari proses pembelajaran, keteladanan tenaga pendidik, hingga pembentukan budaya sekolah yang menjunjung tinggi akhlak, persaudaraan, dan penghormatan terhadap perbedaan.
Seminar ini juga menjadi ruang penting untuk membangun kesamaan pemahaman di antara para pemangku kepentingan mengenai peran pendidikan madrasah dalam menjaga harmoni sosial. Upaya tersebut membutuhkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, lembaga pendidikan, tenaga pendidik, orang tua, serta elemen masyarakat lainnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan penguatan moderasi beragama tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam praktik pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Madrasah diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki pemahaman agama yang baik, berakhlak mulia, serta mampu berkontribusi positif bagi persatuan dan kemajuan bangsa.
Penyelenggaraan seminar di Palembang ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemangku kebijakan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan madrasah yang inklusif, harmonis, dan berorientasi pada pembentukan karakter generasi masa depan.

