PRABUMULIH — Badan Kepengurusan Anggota dan Pembinaan Kader (BKAP) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan kunjungan atau jaulah sekaligus pelatihan kaderisasi di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi dan penguatan sistem keanggotaan serta kaderisasi PKS di Sumatera Selatan. Sebanyak sekitar 150 kader PKS dari sejumlah daerah mengikuti kegiatan yang mempertemukan unsur DPP, DPW, dan DPD tersebut.
Peserta berasal dari lima wilayah, yakni Prabumulih, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Muara Enim, Ogan Ilir, dan Palembang.
Tim BKAP DPP PKS yang hadir dalam kegiatan tersebut dipimpin Zulkifli Agus Sulistyo selaku ketua rombongan. Ia didampingi Ahmad Rofi, Zainul Arief, Amir Hamzah, dan Syahrizal.
Dari jajaran DPW PKS Sumatera Selatan, kegiatan dihadiri Sekretaris DPW Wisnu Ardiyanto, Ketua BKAP DPW Farid Muliana, Sekretaris BKAP DPW Weni Indriani, Ketua Biro Seleksi BKAP DPW Lilik Kusdiantari, Ketua Deputi Pembinaan Generasi Muda BKAP DPW Riki Rikardo, serta Wakil Sekretaris DPW Ahabba Tholibin.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Selatan II, Ustaz H. Askweni, S.Pd.
Penguatan Kaderisasi dan Keanggotaan
Jaulah dan pelatihan kaderisasi ini menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman kader terhadap proses pembinaan keanggotaan, kaderisasi, serta pengembangan kapasitas kader di berbagai tingkatan struktur.
Bagi DPW PKS Sumsel, penguatan kaderisasi tidak hanya berkaitan dengan aspek internal organisasi, tetapi juga dengan kesiapan kader untuk berinteraksi dan memberikan kontribusi di tengah masyarakat.
Dalam proses tersebut, kader didorong untuk terus membangun komunikasi dengan masyarakat, memahami persoalan yang dihadapi, serta mengambil bagian dalam berbagai aktivitas sosial yang dapat memberikan manfaat.
Anggota DPR RI Dapil Sumsel II, Ustaz H. Askweni, S.Pd., dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya proses rekrutmen anggota dan kaderisasi bagi keberlanjutan kerja-kerja dakwah.
“Rekrutmen anggota dan kader adalah pilar penting dalam keberlanjutan dakwah ini,” ujar Askweni.
Menurutnya, keberadaan anggota dan kader yang terus bertumbuh menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan proses pembinaan sekaligus memperluas jangkauan kontribusi organisasi di masyarakat.
Menebar Manfaat Lebih Luas
DPW PKS Sumatera Selatan memandang kaderisasi sebagai proses berkelanjutan. Kader tidak hanya dipersiapkan untuk memahami nilai dan sistem organisasi, tetapi juga diharapkan mampu hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat.
Karena itu, konsolidasi kaderisasi diharapkan dapat memperkuat semangat pelayanan masyarakat di berbagai daerah. Kader dan anggota PKS didorong untuk memperluas jejaring sosial, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta menghadirkan berbagai kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Melalui penguatan struktur keanggotaan dan kaderisasi, DPW PKS Sumsel juga terus mendorong agar setiap kader memiliki peran dalam memperluas kebermanfaatan di lingkungannya masing-masing.
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya DPW PKS Sumsel untuk membangun organisasi yang dekat dengan masyarakat dan mampu merespons persoalan yang berkembang secara nyata.
Kegiatan di Prabumulih ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara DPP, DPW, dan DPD dalam menjalankan agenda pembinaan kader di Sumatera Selatan.
Dengan konsolidasi yang semakin kuat, DPW PKS Sumsel berharap proses kaderisasi dapat berjalan secara berkelanjutan di setiap daerah. Kader yang telah mendapatkan pembinaan diharapkan mampu meneruskan proses tersebut melalui pembinaan anggota, penguatan komunitas, serta berbagai aktivitas sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bagi DPW PKS Sumsel, pertumbuhan organisasi berjalan seiring dengan semakin luasnya kontribusi kader di tengah masyarakat. Karena itu, penguatan kaderisasi, pembinaan anggota, dan pelayanan masyarakat akan terus menjadi bagian penting dalam agenda kerja organisasi di Sumatera Selatan.




