Syaiful Fadli, Juragan Properti dari Palembang

0
236

Jakarta – Sosok pemuda ini penuh canda, murah senyum dan sederhana. Pribadi supel dan pandai
bergaul membuatnya punya relasi yang luas.

Adalah Msg Syaiful Fadli, di usianya yang masih 31 tahun, dia sudah memiliki usaha properti di Palembang yang beromset Rp 10 miliar per tahunnya. Di bawah bendera CV Sehati, Syaiful sedang membangun kompleks perumahan Kencana Hati yang ke-8.

Namun kesuksesan yang diraihnya tidaklah semudah membalik telapak tangan. Jiwa wirausahanya sudah dipupuk sejak dia masih kuliah di jurusan pertambangan Universitas Sriwijaya (Unsri).

“Sejak kuliah saya sudah mulai usaha. Saya pernah usaha rental komputer dan berjualan majalah. Saya pinjam pinjam komputer dari kawan dan saya buat rental,” ujarnya.

Inspirasi untuk menjadi usaha properti muncul dari pengusaha Ciputra. Kegemaran mengikuti seminar wirausaha dan membaca kian menguatkan niatnya untuk menjadi entrepreneur atau pengusaha.

“Inspirasi muncul dari Ciputra. Waktu itu ada seminar dan beliau mengatakan ingin menjadikan ratusan pengusaha di Indonesia. Saya baca buku Robert T Kiyosaki soal
bisnis properti yang menjanjikan,” kisahnya.

Lulus dari bangku perkuliahan, pria yang sedang menanti kelahiran anaknya yang ke-2
ini langsung merintis usaha propertinya. Bersama kawan-kawannya jebolan arsitektur
dan teknik sipil, Syaiful memulai bisnis renovasinya.

Ketiadaan modal usaha tidak membuat Syaiful mundur. Track record yang baik membuat
banyak orang rela meminjamkan uang pada Syaiful dan kawan-kawan.

“Saya pinjam dari teman-teman untuk modal sampai Rp 30 juta,” kenangnya.

Klien awal Syaiful adalah para dosen Unsri yang hendak merenovasi rumahnya. Selama
2005-2006 jasa renovasi dan pembangunan rumah Syaiful terus berjalan dengan segala
dinamikanya.

Usaha pria asli Palembang ini berkembang tatkala mendapat klien kelas kakap. Proyek
pembangunan rumah catering senilai Rp 600 juta membuat Syaiful berani membuat CV
Sehati pada tahun 2007.

“Sekarang saya sudah membangun 200 unit rumah dan ruko di seluruh Palembang. Nilai
harga unitnya berkisar antara Rp 200-700 juta,” terangnya.

46SyaifulSyaiful berharap akan banyak pengusaha-pengusaha lain akan muncul di Palembang,
Sumatera Selatan. Oleh karena itu dia tidak ragu memberi voucher Rp 1 juta rupiah kepada 8 peserta acara BBC Indonesia Get Inspired untuk mengikuti Entrepreneur Camp
di Palembang pada April 2011 nanti.

“Pengalaman tak terlupakan saya dulu saat harus mencari pinjaman uang Rp 3 juta
untuk gaji tukang. Waktu itu hari Jumat sementara besok Sabtu tukang harus dibayar.
Sama istri yang sedang hamil 9 bulan dan waktu itu hujan saya mencari pinjaman. Alhamdulillah sorenya saya bisa dapat pinjaman. Semenjak itu saya pindah waktu gajian tukang jadi hari Senin supaya lebih mudah mengantisipasi kalau terjadi apa-apa,” tuturnya.

sumber:detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.